Kamis, 31 Maret 2016

Antara Cinta dan Benci

Saat kenngan itu tersirat kembali dalam benaku aku terdiam gelap malam, kuterbayang kenangan silam
Terkenang dalam angan hasrat yang terpendam
Kulalui hari demi menggapai rindu yang mencekam
Karna rindu itu membebaskan diri dari dunia suram
Kupejamkan mata saat memory terindah menyapa
Tapi, hanya kerinduan yang membekas dalam jiwa,
Semakin jauh ku melangkah terasa dunia tlah berbeda,
Kenangan terindah hanya menjadi bait-bait puisi cinta.
Cinta hadir saat kebencian membisikkan luapan rindu
Karna ku tahu cinta & kebencian menyatu dalam kalbu,
Benci dan cinta memaksa diri mengarungi samudra biru
Bagaikan susahnya musafir saat menempuh jalan berliku.
Ada cinta tatkala kebencian menebar keanggunannya
Keanggunan yang memaksa hati bertekuk lutut padanya
Karna Ia bagai mentari yang menyinari gelapnya cakrawala.

Tanpa dia, kehidupan yang kulalui sungguh begitu menyiksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar